Membentuk Generasi Muslim Berkualitas

Jl. Panda Barat 44 Palebon Pedurungan, Semarang, 50199

logo

024-6731280

024-6731281

07:00 - 17:00 WIB

Senin - Sabtu

logo

123 456 789

info@example.com

Goldsmith Hall

New York, NY 90210

07:30 - 19:00

Monday to Friday

The child has one intuitive aim: self development

Urgensi Belajar Bahasa Arab

Oleh: Anwar Rozak, S.Pd.I. *

BAHASA-Arab dan Inggris adalah bahasa dunia. keduanya memiliki akar sejarah yang sangat panjang dan warisan peradaban yang paling banyak, apalagi Bahasa Arab (BA). Hampir dua pertiga penduduk dunia memakai dua bahasa Internasional ini. Oleh karena itu, tidak salah jika para cendekiawan mengatakan, “Dengan menguasai Bahasa Arab-Inggris, kita akan menguasai dua kehidupan dunia.”

Imam Syafi’i berkata: “Manusia tidak menjadi bodoh dan selalu berselisih paham kecuali karena mereka meninggalkan Bahasa Arab, dan lebih mengutamakan konsep Aristoteles.”

Kiranya ungkapan Imam Syafi’i tersebut cukup menggelitik kita, bagaiamana tidak? Beliau sudah mengingatkan kita akan pentingnya Bahasa Arab sampai-sampai beliau sampaikan dengan narasi bahwa orang yang meninggalkan Bahasa Arab dan lebih mengutamakan filsafat akan selalu berselisih paham. Mengapa demikian? Diantaranya, menurut hemat penulis adalah filsafat memliki ruang lingkup yang bebas dan tanpa batas, sehingga sangat memungkinkan terjadinya perdebatan di dalamnya. Sedangkan bahasa Arab, adalah bahasa kitab suci Alquran, bahasa surga, bahasa yang menjadi dasar berbagai ajaran di dalam Islam, tidak memerlukan diskusi yang panjang karena isinya sudah baku dan paten, selebihnya adalah bagaimana kita mengimplementasikan ajaran-ajaran tersebut.

Sebagai salah satu alat komunikasi, Bahasa Arab sangatlah berbeda dengan bahasa lainnya, selain karena keunggulannya yang begitu banyak, juga karena memiliki berbagai macam karakter yang unik, mengasyikkan untuk dipelajari namun cukup sulit, cukup sulit untuk dipelajari namun membuat si pembelajarnya ketagihan. Ya, karena Bahasa Arab membutuhkan daya hafal dan pembiasaan tingkat tinggi, satu kata dasar dalam bahasa Arab bisa memiliki dua arti atau lebih demikian juga sebaliknya, hal itu belum termasuk turunan dari satu kata dasar tadi yang bias sampai belasan turunan kata. Belum lagi jika perhatikan huruf-hurufnya, tiap huruf dalam tulisan arab memiliki simbol, tanda dan arti tersendiri. Sungguh membuat penasaran.

Lalu, mengapa Bahasa Arab begitu istimewa?

Pertama, Bahasa Arab adalah bahasanya Alquran. Firman Allah Ta’ala: “Sesungguhnya Kami telah jadikan Alquran dalam bahasa Arab supaya kalian memikirkannya.” (QS. Yusuf [12]: 2)”Sedang Alquran adalah dalam bahasa Arab yang terang.” (QS. An Nahl: 103).

Kedua, Bahasa Arab adalah bahasa Nabi Muhammad dan bahasa verbal para sahabat. Hadits-hadits Nabi yang sampai kepada kita dengan berbahasa Arab. Demikian juga kitab-kitab peninggalan ulama terdahulu, tertulis dengan bahasa ini. Oleh karena itu, penguasaan Bahasa Arab menjadi pintu gerbang dalam memahaminya.
Ketiga, susunan kata Bahasa Arab tidak banyak. Kebanyakan terdiri atas susunan tiga huruf saja. Ini akan mempermudah pemahaman dan pengucapannya.

Keempat, orang yang paham Bahasa Arab, terutama paham kaedah-kaedah dalam ilmu nahwu akan semakin mudah memahami Islam daripada yang tidak mempelajarinya sama sekali.

Kelima, indahnya kosa kata Arab. Orang yang mencermati ungkapan dan kalimat dalam bahasa Arab, ia akan merasakan sebuah ungkapan yang indah dan gamblang, tersusun dengan kata-kata yang ringkas dan padat.

Terkait urgensi Bahasa Arab untuk dipelajari antara lain.

Pertama, meningkatkan ketajaman berpikir. Hal ini sebagaimana kata Umar bin Khatab,”Pelajarilah Bahasa Arab. Sesungguhnya ia dapat menguatkan akal dan menambah kehormatan.” Dalam hali ini beliau seakan juga mengatakan bahwa belajar bahasa arab akan meningkatkan ketajaman berpikir.

Kedua, mempermudah penguasaan terhadap ilmu pengetahuan. Islam sangat menekankan pentingnya aspek pengetahuan melalui membaca. Allah berfirman. “Bacalah dengan nama Rabb-mu yang menciptakan.” [Al ‘Alaq : 1]. Melalui Bahasa Arab, orang dapat meraih ilmu pengetahuan. Sebab Bahasa Arab telah menjadi sarana mentransfer pengetahuan.

Ketiga, mempengaruhi pembinaan akhlak. Orang yang menyelami Bahasa Arab, akan membuktikan bahwa bahasa ini merupakan sarana untuk membentuk moral luhur dan memangkas perangai kotor. Berkaitan dengan itu, Ibnu Taimiyah berkata: “Ketahuilah, perhatian terhadap bahasa Arab akan berpengaruh sekali terhadap daya intelektualitas, moral, agama (seseorang) dengan pengaruh yang sangat kuat lagi nyata. Demikian juga akan mempunyai efek positif untuk berusaha meneladani generasi awal umat ini dari kalangan sahabat, tabi’in dan meniru mereka, akan meningkatkan daya kecerdasan, agama dan etika.”

Oleh karena itu, bagi pembaca yang masih belum tergerakkah hati untuk mempelajari bahasa utamanya Bahasa Arab yang paling mulia dan dicintai oleh Allah, semoga Allah mudahkan untuk mempelajarinya.

(disari dari berbagai sumber)

 * Penulis adalah guru PAI SMP Islam Terpadu PAPB Semarang.

Editor Bahasa: Tri Wahyuni

Ilustrator Gambar: Mokhamad Malikul Alam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *