Membentuk Generasi Muslim Berkualitas

Jl. Panda Barat 44 Palebon Pedurungan, Semarang, 50199

logo

024-6731280

024-6731281

07:00 - 17:00 WIB

Senin - Sabtu

logo

123 456 789

info@example.com

Goldsmith Hall

New York, NY 90210

07:30 - 19:00

Monday to Friday

The child has one intuitive aim: self development

“Obrolan” yang Sarat Makna

Oleh: Usman Roin *

KALI-kedua penulis diundang dalam acara talkshow oleh Paguyuban Pendengan dan Pemerhati Radio Republik Indonesia Semarang (PAPPERIS) yang beralamat di Jl. Ahmad Yani No. 144-146 Semarang.

Bila acara bincang malam yang pertama, Kamis (7/11/2019), penulis diundang dalam rangka bahasan Hari Sumpah Pemuda: Membangun Karakter Positif Pemuda Indonesia utamanya pasca kemerdekaan, kali ini penulis diundang khusus sebagai narasumber utama. Yakni, tentang bahasan Teknik Dasar Menulis (Jurnalis) Solusi Belajar Siswa Milenial.

Undangan kedua untuk talkshow di studio PRO 1, yang merupakan kanal ‘inspirasi’, di frekuensi FM 89 MHz dan AM 801 KHz, karena penulis punya pengalaman praksis sebagai guru Ekstrakurikuler Jurnalistik di SMP IT PAPB Semarang. Terlebih, pengalaman penulis dari hasil catatan ‘sementara’ berjudul Mengajar Ekskul Jurnalistik, rencana akan penulis terbitkan menjadi buku. Apalagi, penulis ternyata sudah ‘menuju’ delapan tahun membimbing ekskul Jurnalistik di SMP IT PAPB Semarang mulai dari tahun 2013 hingga sekarang 2020.

Keberadaan ekskul Jurnalistik SMP IT PAPB Semarang, secara non akademik, telah ikut menorehkan prestasi menjadi juara II Lomba Karya Jurnalistik Siswa (LKJS) tingkat Kota Semarang pada tahun 2017, juara I LKJS tahun 2018, dan kembali juara II pada tahun 2019. Tentu pertimbangan pengalaman menulis itulah yang menjadi penguat diundang dan diberi kesempatan kembali penulis, berbagi ilmu tentang menulis melalui studio PRO 1 RRI Semarang.

Yang menarik dari bincang-bincang malam PRO 1 RRI Semarang ini berkonsep kekeluargaan. Sebagaimana saat kita-kita berkumpul di masyarakat yang mengobrolkan sesuatu. Karena para tokoh yang hadir mewakili karakternya sendiri-sendiri. Sebagai contoh R. Soejarto sebagai Mbah Siman, Siti Isnur HS sebagai Bu Lurah, Drs. Mardiyono sebagai Pak Tomas, M. Nizar Saputro sebagai Mas Bujang, Slamet sebagai Kak Slam, H. A. Sahid sebagai Pak Bos, dan masih banyak yang lainnya.

Obrolan berdurasi 60 menit dari pukul 20.00-21.00 Wib ini, mempunyai kekhasan Jawa. Walau ada bumbu-bumbu dialek Bahasa Indonesia yang diselingi oleh guyonan khas jagongan yang sarat makna. Dimulai dari intro sebagai penanda bahwa obrolan akan segera dimulai. Lalu, disusul dengan pembacaan puisi atau gurit (coretane tembung dadi ukara kang karakit ing larik-larik mawa basa kang endah). Kemudian obrolan dimulai antara satu tokoh yang kemudian diiringi kehadiran satu tokoh yang masuk sebagai patner dialog. Hingga kemudian, kedua tokoh ini pun berkumpul bersama-sama di rumah Pak RT, yang ternyata sudah berkumpul banyak orang. Ditambah pula kehadiran narasumber, untuk mengupas tuntas obrolan ‘sesuatu hal’ yang menarik. Hingga kemudian, sebagai puncak obrolan akan ada closing statement.

Bagi penulis, ini adalah pengalaman luar biasa. Karena jujur, tahun 2007, penulis juga pernah menjadi penyiar di Radio Dakwah Islam (Dais) MAJT. Jadi, terkait dengan pola siaran, penulis masih ada pengalaman yang melekat. Adapun sekarang, mewakili institusi, sebagai bagian terkecil dari insan pendidik ‘di luar’ profesi sebagai pendidik sebenarnya, penulis harus menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, serta hal-hal  yang perlu diperhatikan.

Hal di atas tidak penulis permasalahkan. Bisa mewakili sekolah yang notabene hanya pengajar ekstrakurikuler, bisa ikut berpartisipasi menyampaikan ilmu dan memperkenalkan sekolah adalah hal yang tidak boleh penulis lupakan. Menyampaikan ilmu, karena penulis memiliki pengalaman di bidang tulis menulis. Sebagaimana kata mutiara Arab (2018:138) mengatakan Al’ilmu afdholu kholafi wal’amalu bihi akmalu syarafi (Ilmu adalah sebaik-baik penerus, dan mengamalkan ilmu itu adalah kemuliaan yang paling sempurna). Adapun terkait memperkenalkan sekolah, adalah bagian dari ikut membesarkan lembaga pendidikan, bahwa keberadaan ekskul Jurnalistik di SMP IT PAPB Semarang memiliki daya tawar yang tidak bisa dianggap remeh.

Perbincangan dengan inti pembahasan cara mengajarkan menulis untuk generasi milenial ini serasa gayeng sekali. Bahkan, selaku narasumber, penulis diminta oleh Mbah Siman untuk membawa salah satu siswa ekskul yang penulis ampu. Memang, awalnya penulis agak mikir. Siapa kira-kira yang akan penulis ajak untuk ikut menemani di acara bincang-bincang tersebut. Namun alhamdulillah, penulis coba memilih Muhammad Dzaky Adhiguna yang merupakan siswa disiplin, senang dengan dunia tulis menulis, dan selalu terampil dalam menyelesaikan hasil karya tulis yang dibuat.

Saat obrolan,  tidak disangka Dzaky yang merupakan siswa kelas 8C, pandai sekali ikut menjawab berbagai obrolan yang pertanyaannya dialamatkan kepadanya. Bahkan, dia juga membuat dan mempersiapkan catatan (sebagaimana penulis) selaku narasumber, untuk bekal dalam obrolan dibincang malam di PRO 1 RRI Semarang. Yang menjadi pertanyaan guyonan sambil ngakak adalah, apakah warga PAPB juga memonitor obrolan tersebut?

Untuk mengetahuinya, penulis tidak memerlukan jawaban ia atau tidak. Keberhasilan kami, penulis dan siswa SMP IT PAPB Semarang untuk menyukseskan acara obrolan malam tersebut jauh lebih penting. Minimal, kehadiran kami mampu menjadi magnet para tokoh pemeran obrolan, bahwa kualitas narasumber dan almamater lembaga pendidikan yang dibawa tidak perlu diragukan. Di satu sisi, secara pribadi ini memberikan pengalaman tersendiri bagi kami, yakni penulis dan siswa didik penulis.

Obrolan dalam komunitas masyarakat itu tidak boleh ada yang dominan, melainkan clue (petunjuk) sebagai benang merahnya saja itulah yang perlu disampaikan. Jika terlalu dominan itu namanya ‘egoistis’. Intinya, alur pembicaraan dan solusi yang cermat dalam menyampaikan itulah esensi dialogis yang ingin dibangun. Yang terpenting, obrolan antar tokoh ini memberikan efisiensi kata dari banyaknya orang yang suka boros berbicara saat dikasih kesempatan ngomong. Inilah pelajaran penting yang bisa penulis petik dari acara bincang malam di PRO 1 RRI Semarang pada Kamis (30/1/2020). Semoga di lain waktu, kami bisa ikut mengobrol lagi dengan topik dan bahasan menarik lainnya. Amin ya rabbal ‘alamin.

* Penulis adalah Guru Ektrakurikuler Jurnalistik SMP Islam Terpadu PAPB Semarang.

Editor Bahasa: Mokhamad Malikul Alam

Ilustrasi Gambar: Mokhamad Malikul Alam

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Twitter
Please fill all required widget settings!

Disiplin dan Kondusif

Sebagai salah seorang almuni SMP IT PAPB Semarang, saya merasa bersyukur pernah menuntut ilmu disini. Dari sini, saya banyak mendapatkan…
testimoni-for-website-alumni-smp-islam-terpadu-papb-semarang-Khansa-Dita-Farida
2016-03-14T15:19:08+07:00
Sebagai salah seorang almuni SMP IT PAPB Semarang, saya merasa bersyukur pernah menuntut ilmu disini. Dari sini, saya banyak mendapatkan perbekalan ilmu, tak hanya akademik, namun juga dalam hal keagamaan. Kedisplinan dan pendekatan secara personal menjadi hal yang paling saya ingat. Komunikasi terjalin dengan amat baik antara guru dan murid sehingga tercipta lingkungan yang kondusif dan berpendidikan. Bagi saya, SMP […]

Pengaruh Besar

Pernah belajar di SMP IT PAPB Semarang merupakan suatu hal yang sangat saya syukuri karena memberikan pengaruh yang sangat besar…
testimoni-for-website-alumni-smp-islam-terpadu-papb-semarang-yanuar-muhammad-najih-Yanuar-Muhammad-Najih
2016-03-14T15:19:18+07:00
Pernah belajar di SMP IT PAPB Semarang merupakan suatu hal yang sangat saya syukuri karena memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap diri saya saat ini. Sistem pendidikan di PAPB didesain supaya anak didik tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan saja, namun juga menjadi terbiasa dalam menunaikan sholat berjamaah serta menjalankan amalan-amalan ibadah lainnya. Dengan pembiasaan-pembiasaan yang baik tersebut, lulusan SMP […]

Gurunya Asyik Kreatif & Komunikatif

Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari almuni SMP IT PAPB Semarang, tak hanya akademiknya yang unggul, namun sekolah ini menciptakan…
Alfin-Darari-testimoni-for-website-alumni-smp-islam-terpadu-papb-semarang-

Alfin Darari,

Alumni

2017-05-22T16:45:31+07:00

Alfin Darari,

Alumni

Alfin-Darari-testimoni-for-website-alumni-smp-islam-terpadu-papb-semarang-
Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari almuni SMP IT PAPB Semarang, tak hanya akademiknya yang unggul, namun sekolah ini menciptakan sebuah sistem lingkungan  untuk pendidikan akhlak, karakter dan kedisiplinan, membiasakan pegajaran amal ibadah lainya seperti sholat dhuha, sholat harus berjamaah, dsb, ditambah lagi sistem pengajarannya gurunya yang asyik, kreatif dan komunikatif membuat siswa mudah memahami pelajaran secara fundamental. “Sukses terus […]

Good Memories in Junior High School

Menghabiskan 3 tahun di SMP IT PAPB adalah momen yang ga pernah saya sesalin. Guru-gurunya juga mengayomi semua, tapi masih…
Vina-testimoni-for-website-alumni-smp-islam-terpadu-papb-semarang

Gusti Vina Aprilia

Alumni

2017-05-22T16:57:23+07:00

Gusti Vina Aprilia

Alumni

Vina-testimoni-for-website-alumni-smp-islam-terpadu-papb-semarang
Menghabiskan 3 tahun di SMP IT PAPB adalah momen yang ga pernah saya sesalin. Guru-gurunya juga mengayomi semua, tapi masih asik dan bisa becandaan bareng! Lingkungan sekolah yang ga bising suara jalan raya juga bikin konsen belajar. Solat jamaah yg harus jalan kaki beberapa langkah yang paling ga bikin lupa. Dan satu hal yang saya sadari, dari PAPB lah saya […]

Merasa Terpaksa

Rutinitas akademik dan kegiatan sekolah yang saya terima dari  SMP IT PAPB mendidik saya menjadi seseorang yang lebih baik meski…
DITO-PUTRA-HIDAYAN-testimoni-for-website-alumni-smp-islam-terpadu-papb-semarang-2017-web support by duaide

Dito Putra Hidiyan

Alumni IV

2017-05-29T19:19:47+07:00

Dito Putra Hidiyan

Alumni IV

DITO-PUTRA-HIDAYAN-testimoni-for-website-alumni-smp-islam-terpadu-papb-semarang-2017-web support by duaide
Rutinitas akademik dan kegiatan sekolah yang saya terima dari  SMP IT PAPB mendidik saya menjadi seseorang yang lebih baik meski awalnya merasa terpaksa. Namun berkat interaksi yang baik dari para guru dan peraturan sekolah membuat saya belajar banyak mengenai sesuatu hal yang baik untuk saya di masa depan. Sehingga saya bisa melewati UN dan Lulus Tahun 2010 berkat peran penting […]

Masa SMP ! dengan Tegasnya.

Setiap kali saya ditanya masa-masa apa yang paling mengesankan menurutmu, Liz? Saya jawab dengan tegas : MASA SMP ! karena…
LIZA-ZULFANA-MUFIDA-testimoni-alumni-for-smp-islam-terpadu-papb-semarang-2017-website-support-by-duaide
2017-05-29T19:31:53+07:00
Setiap kali saya ditanya masa-masa apa yang paling mengesankan menurutmu, Liz? Saya jawab dengan tegas : MASA SMP ! karena apa? Karena persaudaraan erat tanpa memandang status sosial seseorang. Iya benar sekali, di SMP saya tercinta SMP IT PAPB. Adek juga keponakan saya pun bersekolah di SMP IT PAPB. Para Guru Mampu menjaga kepercayaan dan amanah dari keluarga besar saya. […]

Pendidikan Formal & Agama Beriringan

Alhamdulillah.. saya diberi kesempatan untuk menuntut ilmu di kampus SMP IT PAPB yang penuh dengan bimbingan agama dan pendidikan formal…
Nungki-Wardhani-testimoni-alumni-for-smp-islam-terpadu-papb-semarang-2017-website-support-by-duaide
2017-05-29T19:41:55+07:00
Alhamdulillah.. saya diberi kesempatan untuk menuntut ilmu di kampus SMP IT PAPB yang penuh dengan bimbingan agama dan pendidikan formal yang berjalan beriringan. Yang InsyaAllah akan menjadi pedoman agar kita tidak terlena oleh dunia” Warm regards,

Syukur dan Bangga

Buat saya menjadi alumni dari SMP IT PAPB Semarang adalah sesuatu hal yang harus disyukuri dan dibanggakan. Karena disini saya…
Nurhandini-Maghda-Laily-testimoni-alumni-for-smp-islam-terpadu-papb-semarang-2017-website-support-by-duaide
2017-05-29T19:48:21+07:00
Buat saya menjadi alumni dari SMP IT PAPB Semarang adalah sesuatu hal yang harus disyukuri dan dibanggakan. Karena disini saya diajarkan untuk tidak hanya berhasil dalam urusan akademik tetapi juga dalam urusan agama yang belum tentu saya dapatkan di sekolah lain. Dan salah satu hal yang mengesankan adalah hubungan antara siswa dan guru yang terjalin dengan sangat baik, akrab tetapi […]

Tidak Pernah Ragu

Tidak pernah ragu kami memutuskan menyerahkan pendidikan anak kami ke SMP IT PAPB Semarang. Dan itu terbukti sampai sekarang, bagaimana…
ortu-siswa-Ngurah-Ayu-Nyoman-Murniati-testimoni-alumni-for-smp-islam-terpadu-papb-semarang-2017-website-support-by-duaide

Dr. Ngurah Ayu NM, M.Pd.

Orang Tua Siswa

2017-05-29T19:50:25+07:00

Dr. Ngurah Ayu NM, M.Pd.

Orang Tua Siswa

ortu-siswa-Ngurah-Ayu-Nyoman-Murniati-testimoni-alumni-for-smp-islam-terpadu-papb-semarang-2017-website-support-by-duaide
Tidak pernah ragu kami memutuskan menyerahkan pendidikan anak kami ke SMP IT PAPB Semarang. Dan itu terbukti sampai sekarang, bagaimana bangunan akhlak-karakter dan keilmuan mereka terbentuk. Terima kasih tak berhingga terhatur, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan RahmatNya kepada Yayasan, Kepala Sekolah, guru, dan tenaga kependidikan SMP PAPB… Dan Semoga PAPB tetap berjaya dan sarat prestasi.

Bekal Berjuang di Ibukota

Sebagai Alumni SMP IT PAPB Angkatan ke- 4 , saya Lutfi Agizal sanggat bangga sekali bisa menuntut ilmu pendidikan serta…
Lutfi-Agizal-testimoni-alumni-for-smp-islam-terpadu-papb-semarang-2017-website-support-by-duaide

Lutfi Agizal

Alumni IV

2017-05-29T20:49:12+07:00

Lutfi Agizal

Alumni IV

Lutfi-Agizal-testimoni-alumni-for-smp-islam-terpadu-papb-semarang-2017-website-support-by-duaide
Sebagai Alumni SMP IT PAPB Angkatan ke- 4 , saya Lutfi Agizal sanggat bangga sekali bisa menuntut ilmu pendidikan serta ilmu agama islam di sekolah yang saya bangakan. Alhamdulillah saat ini saya melanjutkan Kuliah di Universitas Pancasila Fakultas Psikologi Jakarta. Bekal ilmu agama yang diberikan di SMP IT PAPB menjadikan pondasi Agama serta Karakter saya yang saat ini terjun di […]
Open chat
1
Butuh bantuan?
Assalamualaikum, Selamat datang di Official Website SMP IT PAPB Semarang.
Ada yang bisa kami bantu?